Pemerintah Kota Ternate (Pemkot) akan merevitalisasi sejumlah pasar di Kota Ternate yang alami kerusakan parah. Kawasan pesisir juga jadi target untuk tahun 2026 dengan memperhatikan tematik dan skala prioritas.
Ternate, Pijarpena.id
Kondisi Pasar Syariah Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, yang dibangun di masa bakti mantan Walikota Hi Burhan Abdurahman pada 2015, kini dalam kondisi rusak parah. Akibatnya, sebagian besar pedagang tidak lagi berjualan di pasar tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, M Rizal Marsaoly mengatakan, Pemkot Ternate menargetkan revitalisasi pasar tersebut di tahun 2026.
Rizal menyebut, selain pasar Syariah Sasa, ada juga beberapa titik yang akan ditata kembali yaitu pasar Bastiong, Pasar Kota Baru, Pasar Dufa Dufa, dan seputaran Pasar Gamalama yang kini mengalami kerusakan.
“Beberapa kondisi pasar memang menjadi target pemerintah untuk dibuat revitalisasi termasuk pasar Sasa. Namun pada penanganannya kita buat dalam skala prioritas,” ujarnya pada wartawan, Rabu (27/08/2025).
Selain itu, ia juga mengatakan, pemerintah juga akan melakukan skema penataan kawasan pesisir pantai di beberapa titik kelurahan yakni pantai Fitu, Sasa, Gambesi dan Jambula.
Dikatakan, skema anggaran yang dipakai akan diusulkan dalam APBD induk di tahun 2026.
“Jadi kami konsepkan yang lebih tematis dan skala yang besar. Kami berpikir daripada kerja dua kali kami konsepkan menata pasar sekaligus melakukan skema penataan yang lain,” jelasnya.
Meski begitu, menurut Rizal, jika tidak dilakukan penataan tematik dalam skala besar, ditakutkan sewaktu waktu akan dibongkar atau direnovasi.
“Tapi kalau kebocorannya, kita bisa tangani sementara,” pungkasnya singkat. (rud/fm)