PPN Ternate terpantau telah menyediakan tempat pembuangan limbah ikan darurat di area TPI Bastiong. Sejumlah drum ditempatkan agar pedagang tidak lagi membuang limbah ikan ke pantai atau laut.
Ternate, Pijarpena.id
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Kamarudin mengatakan pihaknya telah menyediakan tempat penampungan limbah ikan darurat tersebut sudah sejak awal bulan Agustus 2025 dan sudah berjalan pengelolaannya.
Kamarudin menyebutkan, limbah yang ditampung akan diangkut oleh petugas kebersihan dua kali sehari untuk difermentasi menjadi pupuk kompos untuk tanaman.
“Dalam pengelolaannya, dicincang terlebih dulu limbahnya. Dimasukan ke dalam drum. Berikan bakteri pengurai kemudian diaduk lalu ditutup rapat dan didiami sampai terfermentasi dengan baik,” jelasnya pada Pijarpena.id saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (29/08/2025).
Menurutnya, limbah ikan yang difermentasi jadi pupuk kompos tanaman merupakan bagian dari aksi ramah lingkungan.
“Saya harap kepada petugas kebersihan PPN Ternate agar rawat baik-baik fermentasinya. Mudah-mudahan kita manfaakan lebih banyak lagi untuk jadikan pupuk kompos tanaman,” ucapnya.
Kamarudin juga mengimbau kepada pedagang yang berjualan di area Tempat Pemasaran Ikan (TPI) PPN untuk tidak lagi membuang limbah ikan sembarang seperti di pantai atau laut melainkan pada tempatnya yang telah disediakan.
Sebelumnya, sebagaimana pernah diberitakan, para pedagang ikan di lokasi tersebut mengaku membuang limbah ikan ke laut atau pantai di belakang area TPI karena belum tersedianya tempat penampungan itu. (rud/fm)