PSIM Jogja kembali menuai hasil positif ketika bertandang ke kandang lawan. Setelah menghajar Persebaya Surabaya di pekan pertama, giliran Malut United FC yang dipecundangi. Dua kemenangan pun diraih tanpa kebobolan.
Ternate, Pijarpena.id
Kiprah Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja di musim promosinya sebagai kontestan BRI Super League 2025/2026, patut jadi perhatian.
Betapa tidak, hingga memasuki pekan keempat, anak-anak asuhan Jean-Paul van Gastel belum tersentuh kekalahan. Menuai dua kemenangan dan dua imbang untuk menmpatkan PSIM Jogja di peringkat ke-4 klasemen dengan delapan poin.
Uniknya, meski gagal meraih kemenangan saat berlaga di kandang sendiri, Stadion Sultan Agung Bantul, mereka justru begitu superior saat melakoni laga tandang.
Terakhir, Laskar Kie Raha, Malut United FC jadi korbannya. Bertanding di hadapan ribuan suporter lawan yang memadati Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (20/06/2025) malam, PSIM sukses membuat tuan rumah gigit jari dengan kemenangan 2-0.
“Penguasaan bola di lapangan menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi peluang mencetak gol,” ujar van Gastel usai laga tersebut sebagaimana Pijarpena.id kutip dari laman resmi klub.
Jean-Paul van Gastel mengaku menekan pemain untuk menguasai bola dengan bagus dan tidak kehilangan di tengah permainan.
Dan apa yang menjadi arahan pelatih, benar-benar diterapkan para pemain di lapangan.
PSIM Jogja mampu mendominasi permainan dengan penguasaan bola 57 persen yang berbuah 10 percobaan dengan hasil dua gol Nermin Haljeta pada menit ke 69 dan Domenico Savio Sheva di menit 73.
Menguasai bola juga bukan satu-satunya strategi yang diterapkan pelatih berkebangsaan Belanda itu pada para pemainnya.
“Kunci kemenangan hari ini adalah para pemain bisa memenangkan service dengan duel bola second ball. Kita memanfaatkan untuk mencetak gol dari service,” ungkap van Gastel.
Kemenangan PSIM ini juga menghentikan catatan tak terkalahkan Malut United Fc dalam tiga pertandingan sebelumnya.
PSIM juga menunjukan dominasinya atas Malut United yang belum mampu meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir mereka dengan sekali imbang dan dua kekalahan.
[2] >> Kekalahan atas PSIM bukan Akhir dari Segalanya