SPPG BGN
Ilustrasi suasana dapur MBG. (Foto: Dok. Biro Hukum dan Humas BGN)

Belum Ada Skema, SPPG (tetap) Siap Distribusi MBG Selama Ramadhan

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memastikan MBG tetap dijalankan selama bulan Ramadhan 2026.

Ada sejumlah skema yang akan diatur dalam pelaksanaan sehingga mendukung umat yang menjalankan ibadah.

Menurut Zulkifli Hasan, bagi sekolah dengan siswa muslim, maka menu MBG akan diberikan berupa makanan kering. Ini berlaku bagi siswa yang berpuasa.

“Kita tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadhan tetap berjalan karena anak sekolah masuk. Untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering,” ungkap Zulkifli sebagai dilansir Pijarpena.id dari laman resmi Kemenko Bidang Pangan.

Baca pula:  Ini Data Capaian PHTC Periksa Kesehatan Gratis Tahun 2025 Provinsi Malut

DIkatakan MBG untuk ibu hamil dan balita tetap berjalan seperti biasa. Artinya, menu MBG yang diberikan tetap berupa makanan jadi siap makan.

Adapun, sekolah non-muslim juga menjalankan MBG seperti biasa. “Balita kan enggak puasa, jadi seperti biasa,” ucapnya.

Selain itu, ada pula skema khusus yang dijalankan untuk MBG di kalangan pesantren. Nantinya, MBG diberikan di jam sore atau menjelang waktu berbuka puasa.


Baca pula:  60 Personel Dishub Ternate Bakal Siaga Sepanjang Ramadhan hingga Lebaran

Badan Gizi Nasional (BGN) juga memastikan bahwa program MBG akan tetap dijalankan selama Ramadhan dengan prioritas menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia lima tahun atau balita.

“Untuk anak-anak sekolah, menu yang dibagikan adalah makanan yang tahan hingga sore hari, seperti telur rebus, telur asin, abon, kurma, roti, susu, buah atau makanan lokal yang memiliki daya simpan yang baik,” ungkap Kepala Badan Cizi Nasional, Dadan Hindayana sebagaimana dilansir dari laman resmi BGN. (rud/fhm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID