Di sisi Persijap Jepara, pelatih Divaldo Alves memastikan timnya dalam kondisi siap menghadapi laga tandang melawan Malut United FC.
Meski harus menempuh perjalanan panjang dari Jepara menuju Surabaya sebelum melanjutkan penerbangan dengan waktu transit yang cukup lama, ia menilai proses adaptasi berjalan baik.
“Kita dari Jepara sampai Surabaya, lalu naik pesawat dengan transit yang cukup panjang. Perjalanan memang luar biasa. Karena itu kita fokus pada recovery pemain,” ujar Divaldo.
Untuk memaksimalkan persiapan, tim datang lebih awal, yakni tiga hari sebelum pertandingan agar para pemain bisa beradaptasi dengan perbedaan waktu yang terpaut dua jam serta kondisi lingkungan setempat.
“Kita datang lebih awal supaya bisa adaptasi dengan waktu di sini. So far so good, pemain sudah tidur tepat waktu, makan tepat waktu sesuai kebutuhan. Semua berjalan baik,” katanya.
Dari sisi mental, Divaldo menyebut timnya sedang dalam suasana positif setelah meraih kemenangan atas Madura pada laga sebelumnya. Hasil tersebut dinilai memberi dorongan moral yang signifikan.
“Dari pertandingan kemarin menang lawan Madura, boosting (dongkrak) mental luar biasa. Suasana hati tim juga sangat baik. Mudah-mudahan besok kita bisa tetap kompak dan mental kuat,” tambahnya.
Pemain Persijap Jepara, Carlos Franca turut angkat suara terkait persiapan timnya melawan Malut United FC yang dinilai bukan perkara mudah.
Menurutnya, lawan yang akan dihadapi merupakan salah satu tim kuat musim ini dan berpotensi masuk jajaran empat atau lima besar klasemen.
“Kita tahu pertandingan besok lawan tim yang kuat, mungkin top 4 atau top 5 terkuat di liga tahun ini. Ini bukan pertandingan yang mudah, tapi kita datang ke sini untuk fight,” tegasnya memungkas. (rud/fhm)
