Cuaca Ekstrem, BMKG Rilis Peringatan Dini untuk Wilayah Malut

Cuaca Ekstrem, BMKG Rilis Peringatan Dini untuk Wilayah Malut
Ilustrasi angin kencang dan hujan berpetir. (Foto: canva.com)

Sejumlah daerah di Provinsi Malut masuk dalam peringatan dini BMKG pasca adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang.

Ternate, Pijarpena.id

Sejumlah wilayah di Provinsi Maluku Utara (Malut) dilaporkan masuk dalam peringatan dini yang dikeluarkan Badan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sebagaimana dilansir laman resmi BMKG di www.bmkg.go.id pada Senin (12/01/2026) pukul 16.34 WIT, terdapat sembilan wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut.

Wilayah yang masuk dalam peringatan dini itu antara lain, sebagian besar wilayah Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Kabupaten Pulau Morotai (Pulmor), Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) dan Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Baca pula:  Malut United FC Dipaksa Menyerah, Hendri Susilo: “Lupakan dan Fokus ke Laga Berikut”

BMKG memprediksi akan terjadi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir dan angin kencang mulai pukul 17.05 dan berlangsung hingga pukul 20.05 WIT. (fm)

Wilayah yang masuk peringatan dini BMKG
Kabupaten Halbar: Jailolo, Sahu, Jailolo Selatan dan Ibu Selatan.
Kabupaten Halteng: Weda Utara dan Weda Timur.
Kabupaten Halsel: Obi Selatan, Obi dan Obi Timur.
Kabupaten Kepsul: Mangoli Barat, Sulabesi Tengah, Sulabesi Timur dan Sulabesi Selatan.
Kabupaten Haltim: Maba Selatan, Wasile Selatan, Kota Maba.
Kabupaten Pulmor: Morotai Selatan dan Morotai Selatan Barat.
Kabupaten Pultab: Taliabu Barat, Taliabu Barat Laut, Lede, Taliabu Utara, Taliabu Selatan dan Tabona.
Kota Ternate: Pulau Ternate, Ternate Selatan, Pulau Batang Dua, Ternate Tengah dan Pulau Hiri.
Kota Tikep: Tidore, Oba Utara, Tidore Selatan, Tidore Utara dan Tidore Timur.

Baca pula:  Pemdes Nusliko Fokus Program Prioritas Berkelanjutan di Tahun 2026

Kondisi ini dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Halbar: Loloda, Ibu, Tabaru dan Sahu Timur.
Kabupaten Halteng: Weda, Pulau Gebe, Weda Selatan, Patani Utara, Weda Tengah, Patani Barat dan Patani Timur.
Kabupaten Halut: Galela, Kao, Malifut, Loloda Utara, Tobelo Timur, Galela Barat, Galela Utara, Loloda Kepulauan, Kao Barat dan Kao Teluk.
Kabupaten Halsel: Pulau Makian, Kayoa, Gane Timur, Makian Barat, Kayoa Selatan, Kayoa Utara, Kasiruta Barat, Kasiruta Timur, Bacan Selatan, Mandioli Selatan, Mandioli Utara, Bacan Timur Selatan, Gane Barat Utara, Obi Barat dan Obi Utara.
Kabupaten Kepsul: Mangoli Timur, Sanana, Sulabesi Barat, Mangoli Utara Timur dan Mangoli Tengah.
Kabupaten Haltim: Wasile, Maba, Wasile Utara, Wasile Timur, Maba Tengah dan Maba Utara.
Kabupaten Pulmor: Morotai Jaya, Morotai Utara dan Morotai Timur.
Kabupaten Pultab: Taliabu Timur dan Taliabu Timur Selatan.
Kota Ternate: Kota Ternate Utara dan Moti.
Kota Tikep: Oba, Oba Tengah dan Oba Selatan.

CMU20260112003 image1
sumber: BMKG

*Sumber: BMKG (https://www.bmkg.go.id/cuaca/peringatan-dini-cuaca/82)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID