15 laga telah dimainkan, Malut United FC sepanjang musim 2025/2026. Sektor pertahanan patut menjadi perhatian mengingat jumlah gol yang bersarang ke gawang Laskar Kie Raha ada di angka yang sama dengan jumlah pertandingannya.
Ternate, Pijarpena.id
Malut United FC telah memainkan 15 pertandingan pada kompetisi sepakbola BRI Super League musim 2025/2026.
Dari jumlah laga yang sudah dimainkan itu, tim yang dilatih Hendri Susilo ini, mampu memenangi lebih dari separuhnya yakni sebanyak sembilan laga, empat kali berimbang dan menuai dua kekalahan.
Torehan 31 poin dan hanya berselisih tiga poin dari pucuk klasemen, mengiringi kiprah Gustavo Franca cs hingga menutup tahun 2025 pasca kemenangan dramatis atas pimpinan klasemen saat itu, Borneo FC.
Malut United FC juga semenjak alami kekalahan dalam lawatan ke markas Persik Kediri pada 9 September 2025 pada pekan ke-5, lalu melaju tak terkalahkan (unbeaten) di 10 laga beruntun hingga pekan ke-15, guna terus menjaga asa mengejar gelar juara.
Sayangnya, meski cukup produktif dalam urusan mencetak gol (26), sektor pertahanan anak-anak kaki gunung Gamalama ini, patut jadi perhatian.
Pasalnya, jumlah gol yang sukses disarangkan lawan sama persis dengan jumlah laga yang telah dimainkan yakni di angka 15. Artinya rasio kebobolan Malut United FC yakni sama dengan satu gol di setiap pertandingannya.
Tercatat hanya lima tim yang gagal membuat gol ke gawang Malut United FC. Selebihnya, gawang Malut United FC yang bergantian dikawal Alan Jose Bernadon atau Angga Saputra, selalu bisa dibobol lawan.
Satu catatan penting juga, sembilan dari 15 gol ke gawang Malut United FC itu atau 60 persennya, tercipta saat Yance Sayuri dkk justru bertanding di rumah sendiri, Stadion Gelora Kie Raha. Selebihnya, enam gol terjadi saat mereka melakoni laga away (tandang).
Menilik statistik, tercatat pula, sembilan dari 15 gol yang dibuat lawan itu terjadi di babak kedua. Terutama pada 15 menit akhir pertandingan atau pada waktu krusial.
Secara umum gol-gol yang terjadi itu akibat dari kesalahan yang dilakukan pemain Malut United FC atau dari skema serangan balik lawan.
Sektor pertahanan ini patut menjadi perhatian tim pelatih jika ini terus menjaga konsistensi dalam mempertahankan posisi di klasemen, mengingat dari tim lima besar saat ini, Malut United FC adalah tim yang paling banyak kebobolan dibanding empat rivalnya itu. (fm)


